" /> Berita Terbaru, Kabar Dunia Terkini Dan Terupdate 2019

Puluhan Kendaraan dan Tank Militer AS Meninggalkan Irak Menuju Suriah

Sebuah media Rusia pun melaporkan pada hari Minggu bahwa puluhan kendaraan lapis baja AS dikirim dari Irak ke Suriah.

Meskipun AS mengklaim penarikan pasukannya akan dilaksanakan secara bertahap dari Suriah, akan tetapi AS baru-baru ini masih mengirim konvoi kendaraan lapis baja dari Irak ke provinsi Al-Hasakah yang kaya minyak di Suriah timur laut, menurut Sputnik.

Sumber berita mengutip beberapa postingan di Facebook yang mengatakan bahwa setidaknya 55 kendaraan lapis baja, tank dan peralatan teknik militer lainnya telah meninggalkan Irak untuk pergi ke provinsi al-Hasakah Suriah.

Pasukan AS juga mulai membangun pangkalan militer baru di provinsi al-Hasakah awal bulan ini untuk mencegah pasukan Rusia mengakses ladang minyak Ramilan.

Menteri Pertahanan AS Mark Spear mengatakan sebelumnya bahwa pasukan AS akan bertanggung jawab untuk “melindungi” ladang minyak di Suriah timur. Dia mengancam pasukan Suriah dan Rusia yang mana jikalau mendekat ladang minyak akan menghadapi respons “tegas” militer AS.

Utusan Suriah untuk PBB mengatakan baru-baru ini bahwa AS menduduki sumur minyaknya dan menyabotase kekayaan Suriah.

Diskriminatif, Kebijakan Amazon ini Istimewakan Israel Atas Palestina

Perusahaan E-Commerce global, Amazon dinilai diskriminatif akibat kebijakannya yang melebihkan warga Israel daripada warga Palestina. Dalam hal ini, Amazon memberikan pengiriman gratis bagi warga Israel yang berada di wilayah pendudukan Palestina namun tidak memberikan hak serupa pada warga Palestina yang beralamat di wilayah yang sama.

Temuan dari investigasi yang dirilis oleh Financial Times menunjukkan bahwa apabila pelanggan memasukkan Israel sebagai alamatnya (padahal alamatnya terletak di Tepi Barat yang notabene di bawah otoritas Palestina) maka mereka tidak akan dibebani biaya pengiriman.

Sebaliknya, apabila pelanggan yang sama memasukkan Palestina sebagai alamatnya maka mereka akan dikenai biaya pengiriman mulai dari 24 USD. Dengan kata lain, warga Palestina dipaksa untuk memasukkan Israel sebagai alamatnya supaya mendapat layanan bebas ongkos kirim.

Hal ini disampaikan secara langsung oleh juru bicara Amazon, Nick Caplin kepada Financial Times. “Jika pelanggan yang berasal dari wilayah Palestina memasukkan Israel sebagai negara mereka, mereka juga akan mendapatkan layanan pengiriman gratis melalui promosi ini,” ujarnya.

Pengacara HAM internasional Michael Sfard dalam hal ini menyebut kebijakan Amazon sebagai ‘diskriminasi terang-terangan antara calon pelanggan berdasarkan pada kewarganegarannya’ padahal mereka berada dalam wilayah operasional yang sama.

Organisasi Peace Now juga turut mengomentasi isu ini. Mereka menganggap kebijakan diskriminatif Amazon ini membeda-bedakan orang-orang yang tinggal di wilayah yang sama berdasarkan latar belakang kewarganegaraannya. Padahal keberadaan pemukiman warga Israel di wilayah Tepi Barat ilegal secara hukum dan konvensi internasional yang berlaku.

Tercatat pembangunan pemukiman Israel di wilayah pendudukan Palestina seperti Tepi Barat dan Yerusalem Timur mengalami peningkatan secara drastis dalam beberapa tahun terakhir. Statistik menunjukkan bahwa setidaknya 463.000 pemukim Israel berada di Tepi Barat dan 300.000 lainnya berada di Yerusalem Timur pada akhir 2019 lalu.

Keadaan ini diperparah dengan peresmian Deal of Century. Karena berdasarkan rancangan yang digagas oleh Amerika Serikat ini, Israel akan diberikan kewenangan untuk mengakuisisi seluruh wilayah pemukimannya di Tepi Barat sebagai wilayah kedaulatan Israel

Daftar Hitam Perusahaan Yang Bekerjasama Dengan Pemukiman Zionis Telah Dirilis PBB

Kantor PBB untuk Hak Asasi Manusia hari ini merilis “daftar hitam” perusahaan yang memiliki hubungan bisnis dengan pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat pada hari Rabu.

PBB mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah mengidentifikasi 112 perusahaan yang memiliki ikatan bisnis dengan permukiman Zionis.

Dari jumlah 112 tersebut, 94 di antaranya di Palestina yang diduduki dan 18 di 6 negara lainnya.

Kantor PBB untuk Hak Asasi Manusia mengatakan dalam sebuah pernyataan “Sementara disisi lainnya pembangunan pemukiman Israel di tepi barat itu ilegal berdasarkan hukum internasional.”

Ratusan ribu warga Israel hidup di permukiman Yahudi yang dibangun oleh rezim Zionis setelah perang tahun 1968 dan menduduki tanah Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Perserikatan Bangsa – Bangsa dan sebagian besar negara di dunia menganggap permukiman rezim Zionis ilegal karena telah menjajah wilayah-wilayah ini sejak perang tahun 1968, dan berdasarkan Konsensus Jenewa dinyatakan bahwa setiap pembangunan pemukiman dari tanah yang diduduki dilarang.

Daftar Hitam Perusahaan Yang Bekerjasama Dengan Pemukiman Zionis Telah Dirilis PBB

Ditangkap Polisi, Kencing Berdiri Bikin Identitas Lucinta Luna Terungkap

Lucinta Luna ditangkap tim satnarkoba Polres Jakarta Barat, Selasa (11/2) pagi. Ia diamankan di apartemen Thamrin City, Jakarta, terkait dugaan kasus narkoba bersama tiga orang rekannya.

Lucinta Luna yang selama ini menutup rapat identitas dirinya, kali ini tak akan bisa mengelak lagi. Maklum, meski sudah banyak bukti yang mengarah bahwa dirinya lelaki, Lucinta Luna bak belut, selalu berkelit.

Berdasar keterangan beberapa polisi, Lucinta Luna sejak sampai di Mapolres Jakarta Barat menjadi guyonan. “Tadi siang dia sampai di sini. Kencingnya berdiri, ya,” kata salah seorang polisi lalu tertawa.

Lucinta Luna setelah diperiksa, dinyatakan positif Benzodiazepin, yakni obat penenang. sementara dua orang rekannya dinyatakan positif ramadol dan riklona.

“Satu lagi negatif,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus, di kantornya.

Masih kata Yusri, dari ketiga rekannya Lucinta Luna yang ditangkap ada kekasih Lucinta Luna. “Yang dua staf LL dan satu lagi pacarnya,” ujarnya.

Lucinta Luna bersama tiga rekannya itu ditangkap berdasar laporan informasi dari masyarakat.

Ditemukan: Planet Bercincin 200 Kali Lebih Besar Dari Saturnus!

Sebenarnya planet J1407b dan cincinnya yang sebanyak 37 buah itu pertama kali ditemukan tahun 2012 silam oleh Pusat Observasi Leiden di Belanda dan Universitas Rochester di New York. Namun, publikasi dan pemetaan dari penemuan J1407b baru muncul baru-baru ini di arXiv.

“Bintang J1407 terlalu jauh untuk diobservasi secara teliti, namun kami bisa membuat model cincin J1407b dengan melihat perbedaan cahaya yang melewati lapisan cincin-cincin itu,” ujar Profesor Matthew Kenworthy dari Pusat Observasi Leiden, kepada Daily Mail (26/01/2015).

Cincin J1407b sendiri terdiri dari debu luar angkasa yang membentuk total 30 lapisan cincin kecil. Apabila seluruh debu tersebut disatukan, maka dapat terbentuk sebuah planet dengan berat yang sama dengan bumi, yakni sekitar 6,5 miliar triliun ton!

“Sampai kita menemukan objek ini di 2012 lalu, tidak ada yang menyadari sistem ini nyata. Ini merupakan formasi satelit bintang pertama yang kami tangkap dengan jarak skala jutaan kilometer mengelilingi objek sub-stellar,” kata Mamajek.

J1407b ditemukan oleh dua perangkat optik yang masing-masing memiliki 8 kamera

Astronom menemukan J1407b dengan dua perangkat optik yang masing-masing memiliki 8 kamera. Dengan cara itu, astronom bisa mengamati saat cincin J1407b menyebabkan peredupan cahaya bintangnya.

Biasanya, astronom hanya menjumpai peredupan atau gerhana bintang akibat adanya planet yang melintas di mukanya dalam waktu singkat. Namun, dengan besarnya ukuran cincin J1407b, gerhana yang disebabkannya mencapai 56 hari.

Gerhana akibat 30 cincin milik J1407b unik karena densitas cincin yang berbeda. Pada bagian cincin yang berdensitas rendah, cahaya bintang dapat menembus.

Seperti pada Saturnus, J1407b juga memiliki gap antarcincin. Astronom menduga, di sana terdapat banyak bulan. Saturnus sendiri menyimpan 60 bulan. Bila cincinnya saja besar, maka planetnya tentu juga besar.

Akan tetapi, ahli astronomi memprediksi bila cincin planet J1407b akan semakin menipis dalam beberapa juta tahun mendatang sebelum akhirnya lenyap dan akhirnya membentuk ‘Bulan’ untuk mengorbit planet tersebut. Maka julukan planet dengan cincin yang sangat besar sebagai “Lord of the Rings”, suatu saat akan berakhir.

Tentara di Thailand yang Berondong Tembakan di Mal Ditembak Mati

Jakrapanth Thomma, tentara di Thailand berpangkat sersan mayor ditembak mati pasukan komando usai melakukan penembakan secara brutal di sebuah mal. Sebanyak 20 orang tewas dalam peristiwa ini.

Seperti dilansir AFP, Minggu (8/2/2020), pelaku bersembunyi di sebuah mal setelah hampir 17 jam menyebabkan kota Nakhon Ratchasima mencekam. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah warga yang masih terperangkap di dalam mal ketika pelaku sepanjang malam bersembunyi.

Dalam upaya melumpuhkan pelaku, terdengar tembakan-tembakan ketika pasukan komando Thailand mengepung mal tersebut saat masuk waktu fajar. Beberapa jam setelahnya, dinas keamanan Thailand menyerbu lantai dasar dan membebaskan puluhan pembeli yang terkejut amukan berdarah tentara tersebut.

“Dia ditembak mati tiga puluh menit yang lalu (200 GMT), ” kata kepala Divisi Penindasan Kejahatan Jirabhob Bhuridej kepada AFP.

Seorang juru bicara polisi menambahkan, komando dari unit elit polisi Thailand yang berhasil melumpuhkan pria bersenjata itu, setelah operasi yang melibatkan ratusan personel keamanan.

“Korban tewas resmi adalah 20 dan terluka 42, sembilan dalam operasi,” ujar seorang dokter Korat, Narinrat Pitchayakamin, mengatakan kepada wartawan, merevisi jumlah kematian awal 21.

Wakil Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengatakan, dalam kejadian ini, seorang perwira polisi yang ambil bagian dalam serangan melumpuhkan pria bersenjata tersebut dilaporkan tewas.

“Dia telah dipukul dan sayangnya, dia tidak bisa melakukannya,” kata Anutin.

Bibi Kim Jong-un Kembali Tampil di Hadapan Publik Setelah ‘Menghilang’ 6 Tahun

Bibi berpengaruh pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tampil di depan publik untuk pertama kalinya, menurut laporan media pemerintah pada hari Minggu (26/1), bertahun-tahun setelah suaminya dieksekusi dalam pembersihan. Laporan itu dilansir oleh kantor berita Reuters.

Kim Kyong Hui adalah saudara perempuan mantan diktator Korea Utara Kim Jong Il, dan berperan utama selama tahun-tahun pertama pemerintahan pemimpin saat ini Kim Jong-un.

Dia menghilang dari pandangan publik sejak 2013, setelah Kim Jong-un memerintahkan eksekusi terhadap suaminya, Jang Song Thaek, yang ketika itu dipandang sebagai pria paling kuat kedua di Korea Utara.

Pada hari Minggu, media pemerintah menunjukkan Kim Kyong Hui duduk di dekat Kim Jong-un pada sebuah pertunjukan untuk merayakan Tahun Baru Imlek di Pyongyang.

Kim Kyong Hui dan suaminya pernah menjadi pasangan yang kuat yang membentuk semacam lingkaran di dunia politik Korea Utara, di belakang pemimpin muda yang menggantikan ayahnya pada Desember 2011.

“Kemunculan tiba-tiba pejabat penting dalam rezim seperti Korea Utara selalu sangat penting,” kata Michael Madden, pakar kepemimpinan Korea Utara di pusat penelitian Stimson Center yang berbasis di Washington, DC.

Kemunculan kembali Kim Kyong Hui dalam posisi yang menonjol menunjukkan dia telah mempertahankan, atau setidaknya memeproleh kembali pengaruh di balik layar, ujar Oliver Hotham, redaktur pelaksana NK News, sebuah organisasi di Seoul yang memantau Korea Utara.

Swiss Ungkap Dugaan Mata-Mata Rusia Yang Menyamar Jadi Tukang Ledeng

Swiss pada Selasa 21 Januari 2020 mengungkapkan tentang upaya menggagalkan operasi mata-mata yang tampaknya dilakukan oleh Rusia di Davos, tempat pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF).

Laporan di surat kabar Tages-Anzeiger mengatakan kedua orang Rusia diperiksa oleh polisi Swiss pada Agustus tahun lalu di resor ski, yang menjadi tuan rumah pertemuan WEF yang diikuti pengusaha global dan elit politik minggu ini. Dua orang yang diperiksa itu disebut sebagai tukang ledeng. Anehnya media tersebut melaporkan dua orang itu menunjukkan paspor diplomatik dan meninggalkan negara itu.

Polisi di wilayah Grisons Swiss timur mengatakan dua pria dengan paspor diplomatik Rusia telah menjadi subjek pemeriksaan identitas rutin di Davos pada Agustus 2019, tetapi tidak ada hubungan yang telah dibuat antara kunjungan mereka dan WEF.

“Memang benar bahwa kami memeriksa dua warga Rusia di Davos dan mereka mengidentifikasi diri mereka dengan paspor diplomatik, tetapi kami tidak dapat memastikan alasan untuk menahan mereka. Mereka diizinkan pergi, ”kata seorang jurubicara kepolisian canton, seraya menambahkan polisi tidak pernah mengidentifikasi orang-orang itu sebagai tukang ledeng.

Seorang juru bicara kedutaan Rusia di Bern menolak laporan itu, mengatakan dua diplomat Rusia yang terakreditasi di luar Swiss telah diperiksa dan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan.

“Paspor diplomatik diberikan kepada pejabat tinggi, bukan pekerja kasar,” katanya. “Aku pikir ini mungkin lelucon konyol.”

Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow, mengatakan dia tidak mengetahui insiden itu.

Manajer dana investasi Bill Browder, yang telah memimpin kampanye untuk mengekspos korupsi dan menghukum pejabat Rusia yang ia tuduh di balik kematian pengacaranya, Sergei Magnitsky, yang meninggal di penjara Moskow pada 2009, mengatakan insiden yang diduga menunjukkan jangkauan negara Rusia.

“Rusia secara aktif menargetkan semua musuh mereka di semua negara yang berbeda – mereka memiliki sumber daya yang besar dan Davos adalah tempat yang penting, dan ini adalah satu-satunya tempat yang bisa saya datangi dan secara pribadi menantang para pejabat Rusia atas pembunuhan Sergei Magnitsky,” kata Browder kepada Reuters di Davos pada hari Selasa.

Jelang Sidang Pemakzulan, Kubu Trump Pakai Argumen Lawas

Jakarta,  Indonesia — Alan Dershowitz, kuasa hukum Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bakal menggunakan argumen hukum yang dipakai oleh mantan Presiden Andrew Johnson ketika dimakzulkan pada 1868. Saat itu kuasa hukum Johnson, Benjamin Curtis, menyatakan keberatan karena penyelidikan proses pemakzulan terhadap kliennya tidak didasarkan atas tuduhan melakukan tindak kejahatan.

“(Curtis) berpendapat kepada Senat bahwa penyelidikan seperti tindak kejahatan diperlukan. Argumen itu bertahan. Saya akan mengajukan pendapat seperti itu sebagai tim kuasa hukum presiden. Itu peran saya dan sudah jelas,” kata Dershowitz yang juga seorang profesor hukum konstitusi dari Sekolah Hukum Harvard, seperti dilansir CNN, Senin (20/1).

Dershowitz mengatakan karena tuduhan yang disampaikan Dewan Perwakilan kepada Trump dianggap bukan penyelidikan atas perbuatan kejahatan, maka tidak diperlukan menghadirkan saksi. Jika argumen ini diloloskan, maka dia mengatakan sidang di Senat tidak perlu dilanjutkan.

berupaya menghalangi Kongres. Ia diduga sengaja menahan bantuan pertahanan untuk Ukraina sebesar US$391 juta pada Juli hingga September 2019.

Hal itu dilakukan diduga untuk menekan Presiden Ukraina, Volodymyr Zlenskiy agar mengabulkan permintaan Trump mengusut dugaan korupsi mantan anggota dewan komisaris perusahaan energi Burisma, Hunter Biden.

Hunter merupakan anak calon presiden Partai Demokrat Joe Biden yang akan menjadi rival Trump dalam Pemilu November mendatang. Trump diduga melakukan upaya tersebut untuk menjegal Biden.

Disamping itu, Trump juga dituduh menghalangi Kongres dengan tidak memberikan akses dokumen kepada panitia khusus. Ia memerintahkan orang-orang yang dipanggil DPR untuk tidak hadir.

Dershowitz mengatakan tuduhan menghalangi Kongres dan penyalahgunaan kekuasaan tidak termasuk dalam kriteria perbuatan presiden yang bisa dimakzulkan. Menurut undang-undang dasar AS, presiden bisa dimakzulkan jika berkhianat, menerima atau memberi suap dan melakukan tindak kejahatan dan pelanggaran sikap tingkat tinggi lainnya.

Meski begitu, konstitusi AS tidak merinci apa yang dimaksud dengan tindak kejahatan dan pelanggaran sikap tingkat tinggi.

Sedangkan menurut pakar hukum konstitusi Harvard, Prof. Noah Feldman, mengatakan yang dimaksud tindak kejahatan dan pelanggaran sikap tingkat tinggi adalah penyalahgunaan jabatan presiden demi keuntungan pribadi atau untuk melakukan korupsi terhadap proses pemilihan, atau membahayakan keamanan nasional AS. Menurut dia, presiden bisa dimakzulkan meski tidak melakukan kejahatan.

Sidang perdana pemakzulan Trump akan mulai digelar di Senat pada Selasa besok. Senat kemungkinan akan terlebih dulu menghadirkan kuasa hukum presiden dan sejumlah saksi, sebelum memanggil Trump.

Inilah Alasan Kenapa Tidak Ada Korban dalam Serangan Rudal Iran

Sekitar delapan jam sebelum serangan rudal Iran terhadap pasukan Amerika di pangkalan-pangkalan di Irak pada 8 Januari 2020 lalu, tentara Amerika dan Irak di pangkalan udara Ain al-Asad telah bergegas untuk memindahkan personel dan persenjataan ke bunker. Hal ini menunjukkan Amerika telah mendapat peringatan akan adanya serangan.

Dua perwira Irak yang ditempatkan di pangkalan itu mengatakan kepada Reuters menjelang tengah malam, tidak satu pun jet tempur atau helikopter berada di tempat terbuka.

Sumber intelijen Irak tersebut mengatakan pasukan Amerika bahkan tampaknya mengetahui waktu serangan, dengan mengatakan mereka tampaknya “sangat sadar” pangkalan itu akan diserang “setelah tengah malam.”

Ketika rudal-rudal itu akhirnya mendarat sekitar pukul 01.30 pagi, mereka menembaki “tempat kosong yang telah dievakuasi beberapa jam sebelumnya,” kata sumber intelijen. Tidak ada yang terluka atau terbunuh. Laporan ini menambah bukti bahwa Iran gagal menyimpan rahasia tentang rencana serangan.

Setelah rudal itu mendarat, beberapa outlet media utama Amerika mengutip para pejabat mengatakan serangan itu tidak lebih dari tembakan peringatan, yang menunjukkan Iran memenuhi janjinya untuk membalas dendam setelah serangan udara Amerika pada 3 Januari yang menewaskan seorang jenderal Iran. Iran memang tidak mengambil banyak risiko memprovokasi serangan Amerika lebih lanjut.

Yang lain, mengutip sumber-sumber Amerika dan Arab, melaporkan bahwa Iran memperingatkan Irak sebelum serangan itu dan bahwa Irak telah menyampaikan informasi itu ke Amerika Serikat.

Namun, pada hari Jumat, para pejabat tinggi Amerika menolak narasi itu. Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo mengatakan kepada wartawan “tidak diragukan” bahwa Iran memiliki “niat penuh” untuk membunuh personel Amerika.

Hal itu memperkuat komentar sebelumnya dari Mark Milley, ketua kepala staf gabungan, yang memuji intelijen Amerika hingga mendapat informasi aka nada serangan dari Teheran yang memungkinkan pasukan Amerika untuk menghindari korban.

Kebingungan yang sedang berlangsung tentang niat Teheran membuatnya menjadi jauh lebih sulit untuk menilai seberapa serius sebenarnya serangan terhadap pasukan Amerika.

Pernyataan yang saling bertentangan dari para pejabat Iran hanya menambah ketidakpastian. Bahkan ketika TV pemerintah Iran mengklaim serangan itu menewaskan puluhan tentara Amerika dan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyatakan hal ini “belum cukup” , Menteri Luar Negeri Mohammed Javad Zarif segera berkicau di Twitter bahwa Iran telah “melaksanakan” pembalasannya dan ” tidak mencari eskalasi atau perang. ”

Amir Ali Hajizadeh, kepala Angkatan Udara Garda Revolusi Iran dikutip dalam media pemerintah mengatakan, “Kami tidak berniat untuk membunuh. Kami bermaksud untuk memukul mesin militer musuh. ”Namun Hajizadeh mengulangi klaim bahwa serangan itu telah membunuh tentara Amerika.

Seorang penasehat Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi mengatakan kepada Reuters bahwa Iran tidak secara langsung memberi tahu Irak sampai sesaat sebelum serangan rudal – tetapi mengatakan Iran mengeluarkan peringatan melalui negara-negara lain.

Penasihat itu mengatakan Irak dan Amerika Serikat diperingatkan tentang serangan yang akan datang oleh satu negara Arab dan satu negara Eropa tetapi menolak menyebutkan nama mereka.

Dan siapa yang memperingatkan negara-negara itu? “Iran, tentu saja,” kata penasihat itu. “Iran sangat ingin agar Amerika dan Irak menyadari serangan sebelum mereka terjadi.”

Kementerian Luar Negeri Iran menolak berkomentar, dan delegasinya ke PBB di New York tidak menanggapi permintaan. Kantor perdana menteri Irak dan juru bicara militer tidak menanggapi permintaan komentar. Gedung Putih juga menolak berkomentar.

Iran menembakkan sedikitnya 22 rudal ke Ain al-Asad dan pangkalan lain di dekat kota Erbil, Kurdi Irak utara yang juga menampung pasukan Amerika.

Di pangkalan Ain al-Asad yang luas di gurun Anbar barat Irak pada hari Senin, tim Angkatan Udara dan Angkatan Darat Amerika membersihkan tumpukan puing logam dan beton dari lapangan terbang dan di sekitar bunker menggunakan buldoser dan truk pickup.

Satu rudal jelajah telah merobohkan lebih dari sejumlah dinding dan membakar kontainer yang digunakan sebagai ruang hidup oleh tentara Amerika. Rudal lain menghancurkan dua hanggar yang biasanya menampung helikopter Blackhawk, meledakkan kantor-kantor di dekatnya dan menyebabkan kebakaran bahan bakar yang berlangsung berjam-jam, kata tentara AS.