Kasus Jual Istri Di Surabaya Kembali Terungkap Ke Permukaan

Sejumlah masalah kriminal terungkap di Surabaya dan sekitarnya pada pekan ini. Pada pekan ini yang mengejutkan, masalah suami menjual istri terjadi hingga dua kali. Teganya suami, sang istri dalam keadaan hamil dan dijual kepada pria hidung belang.

Selain itu, driver ojek online berinisial FF yang melecehkan penumpang di Surabaya termasuk menarik perhatian pada pekan ini. Saat itu penumpang yang baru turun dari terminal bungurasih mendambakan pergi ke Surabaya dan memesan ojek online melalui aplikasi. Dalam perjalanan, driver mendambakan lecehkan penumpang memicu penumpang nekat loncat dari motor agar memicu sedikit luka. Penumpang pun tersebut beroleh pertolongan dari warga di Surabaya.

Pada pekan ini, masalah dugaan penipuan dan penggelapan mobil termasuk berhasil diungkap oleh polisi. Hal ini setelah pendengar melapor ke Radio Suara Surabaya. Para pendengar radio tersebut pun ikut menunjang mendapatkan mobil rental yang cobalah dilarikan.

Ingin paham masalah kriminal yang terjadi pada pekan ini? Berikut rangkuman berita kriminal di Surabaya dan sekitarnya yang terjadi pada pekan ini:

1. Penangkapan Petani Bawang Merah yang Berjualan Sabu

Aparat Kepolisian Resort Kota Probolinggo menangkap seorang petani bawang merah yang telah lanjut umur berinisial S (61) warga Kelurahan Kalirejo, Kota Probolinggo, Jawa Timur, yang punya puluhan gram narkotika tipe sabu-sabu di rumahnya.

“Seorang kakek yang punya enam cucu berinisial S berhasil kami amankan dalam aktivitas penangkapan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) tipe sabu–sabu,” ujar Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal dan Kapolsek Mayangan Kompol Achmad Firman di Mapolresta Probolinggo,Senin, 12 Agustus 2019 dilansir Antara.

Saat penangkapan saat pelaku hendak bertransaksi, petugas berhasil mengamankan barang bukti bersifat satu buah plastik klip berisi narokotika tipe sabu seberat 1,05 gram dan satu buah telephone genggam punya pelaku. Sementara sementara penggeledahan petugas berhasil mengamankan barang bukti bersifat 2 buah plastik klip berisi sabu dengan berat 18,71 gram dan 20,46 gram, 10 buah plastik klip kecil dan satu buah timbangan kecil warna abu-abu.

Pelaku bakal dikenakan pasal 114 (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 perihal narkotika atau pasal 112 (2) UU RI tahun 2009 perihal narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

2. Aksi Pencurian Motor di Tanjungsari

Aksi pencurian motor di daerah Tanjung sari, Surabaya beredar di internet. Dalam video berdurasi kira-kira 23 detik, terlihat pencuri berhelm merah diam-diam masuk ke halaman rumah korban yang sedang tidak terkunci.

Dilansir dari instagram suarasurabayamedia, Senin 12 Agustus 2019, Motor yang dicuri adalah sepeda motor Honda Beat L 4594 AF. Aksi pelaku terekam oleh tetangga korban yang sedang berada di lantai rumahnya.

3. Pelecehan Oleh Driver Ojek Online

Polisi mengamankan seorang driver ojek online karena terbukti melaksanakan tindakan pelecehan seksual pada penumpangnya.

Kejadian bermula saat korban memesan ojek online untuk pergi ke Surabaya. Setelah beroleh ojek online, pelaku membawa korban menuju daerah sepi. Saat di Sumur Welut, pelaku beberapa kali mengupayakan menyentuh anggota tubuh korban. Sontak korban pun kaget dan loncat dari motor yangd ditumpangi. Warga pun langsung menunjang korban dan menghubungi polisi melalui aplikasi Jogo Suroboyo.

Polisi pun mengambil tindakan dan menyelidiki masalah tersebut. Polisi pada akhirnya menangkap pelaku di rumahnya di Jalan Panjang Jiwo, Surabaya pada Selasa 13 Agustus.

“Tersangka ditangkap di rumahnya. Barang bukti diamankan ada sepeda motor dua, helm, aplikasi, tidak ada perlawanan (saat ditangkap-red),” ujar Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

4. Suami Jual Istrinya yang Hamil 4 Bulan

Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap seorang berinisial DTS yang tega menjajakan istrinya yang sedang hamil empat bulan. DTS tega menjajakan istrinya kepada pria hidung belang. Ia menjajakan melalui fasilitas sosial Facebook. Polisi kemudian mengamankan barang bukti bersifat duwit sejumlah Rp 2juta.

DTS pun telah melaksanakan aksinya sebanyak tiga kali. Menurut keterangan polisi, DTS telah dua kali melaksanakan aksi tersebut di rumahnya di Kediri.

“Miris dalam keadaan hamil 4 bulan, dan itu telah dilaksanakan aksi ketiga, aksi sebelumnya di Kediri di rumah pelaku,” ujar AKP Ruth Yeni, Kanit PPA Polrestabes Surabaya, dikutip dari Liputan6, Kamis, 15 Agustus 2019.

DTS pun terancam UU Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

5. Penangkapan Pelaku Penipuan Berkedok Pejabat Polda Jatim

Polda Jatim menghambat dua laki-laki berkenaan masalah penipuan pada seorang pengusaha asal Gresik dengan modus mengaku sebagai Wadirreskrimsus AKBP Arman Asmara dan Kompol Stefanus.

“Jadi modus yang dilaksanakan pelaku dengan cara menghubungi pengusaha (korban), mengaku sebagai Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara,” kata Kanit III Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKP Harianto Rantaselu, Kamis, 15 Agustus 2019.

Pelaku menawari korban 5,7 ton tembaga hasil lelang dengan harga Rp 285juta dan menghendaki duwit wajah sebesar Rp 47juta. Mencatut nama penjabat polda jatim memicu korban yakin dan bersedia membayar DP. Namun meskipun telah membayar DP, barang yang dipesan tidak kunjung datang. Akhirnya korban langsung menghubungi Wadirreskrimsus yang asli dan ternyata penawaran tersebut tidak benar. Korban pun pada akhirnya melaporkan perihal itu ke Polda Jatim. Kedua pelaku ini langsung tertangkap.

Dari penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti bersifat empat handphone punya pelaku, dua kartu ATM, dan 12 sim card serta duwit tunai sebesar Rp 1juta.

Pelaku pun dijerat dengan Pasal 28 Ayat 1 JO Pasal 45 Ayat 1 RI No.19 Tahun 2016 perihal Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun.

6.Polrestabes Surabaya Tangkap Mucikari Prostitusi Lewat Online

Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap perempuan berinisial W (32) warga asal Kaliwates, wanita asal Jember, yang menjajakan rekannya untuk sarana kencan bertiga (threesome) kepada pria hidung belang dengan tarif Rp 1,8 juta sekali main di Surabaya, Jawa Timur.

“Kami mengambil barang bukti bersifat duwit tunai senilai Rp 300 ribu, satu kondom yang telah terpakai, tiga kondom yang tetap baru, serta ponsel punya tersangka,” tutur Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, Kamis, 15 Agustus 2019.

Dia menuturkan, tersangka mempekerjakan korban untuk berhubungan seksual secara threesome dengan seorang tamu sejak April 2019. Tersangka menawarkan korban melalui Twitter dengan account ” *echanew94.

7. Diduga Larikan Mobil Rental, Polisi Rungkut Surabaya Amankan Penyewa

Polsek Rungkut Surabaya mengamankan penyewa mobil rental yang diduga kabur berinisial (HYN). Penyewa mobil rental itu diduga melarikan mobil rental yang telah disewa dari korban Rendy Dior.

Awalnya, HYN menyewa mobil Honda BRV putih bernopol L 1988 QE kepada Rendy selama tiga bulan dengan harga sewa Rp 5,6 juta. Setelah era sewanya habis pada 5 Agustus, HYN tidak kunjung mengembalikan.

Rendy melaporkan hal tersebut ke radio suarasurabaya , dan beberapa pendengar sempat melaporkan memandang mobil tersebut di kawasan Gunung Anyar, melaju dari arah Pondok Candra ke sekolah pelayaran.

8. Polda Jatim Bongkar Perdagangan Merkuri Ilegal

Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jawa Timur membongkar praktek mengolah dan perdagangan merkuri ilegal. Selain itu, mengamankan lima tersangka berinisial AW (41), AB (49), AH (35), AS (50) dan MR (50) di daerah berbeda.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep mengatakan, pengungkapan praktek mengolah dan perdagangan merkuri ini bermula dari petugas Subdit IV Tipidter melaksanakan penyelidikan di salah satu rumah Sidoarjo, pukul 09.00 WIB, Sabtu, 6 Juli 2019.

“Ternyata ada aktivitas pengemasan air raksa atau merkuri tanpa izin. Merkuri itu telah siap diperdagangkan oleh tersangka AW,” tutur Yusep di Mapolda Jatim, Selasa, 13 Agustus 2019.

9. Polisi Tangkap Dua Oknum LSM Peras Pejabat Pemkab Gresik

Anggota Satuan Reskrim Polres Gresik mengamankan dua anggota oknum instansi swadaya masyarakat (LSM) Lembaga Investasi Penyelamatan Aset Negara (Lipan) di Kantor Pemkab Gresik, di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Kedua pelaku tersebut berinisial (MP) warga Perum Mutiara Citra Graha 1 No. 5 Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Selain itu pelaku berinisial (D), warga Perum Sidokare Indah Blok R No. 12 Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan korban bernama Sukardi (S) selaku Kabag Umum Pemkab Gresik.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menceritakan, kronologi perihal tersebut. Berawal pada Kamis 8 Agustus 2019, LSM Lipan mengirimkan surat permohonan klarifikasi aktivitas tahun 2018 kepada Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Gresik.

10.Polda Jatim Terus Dalami Kasus Penipuan Percepatan Keberangkatan Haji 2019

Polda Jatim memperlihatkan bakal fokus menghimpun bukti-bukti dari Kementerian Agama (Kemenag) berkenaan masalah dugaan percepatan keberangkatan haji 2019.

Usai menahan, tersangka Murtaji Junaedi pada Kamis 8 Agustus 2019, polisi bakal memeriksa pegawai Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur sebagai saksi.

AKBP Festo Ari Permana Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menuturkan, munculnya pihak Kemenag dalam proses penyelidikan ini berdasarkan keterangan dari tersangka. Junaedi sempat mengaku, dalang dari masalah penipuan ini bernama Syaifullah.

Kepada Junaedi, kata dia, sosok bernama Syaifullah ini mengaku kenal dekat atau membawa relasi dengan Kementerian Agama. Pemanggilan pihak Kemenag Jatim ini termasuk untuk mendalami siapa sosok Syaifullah, yang belum paham keberadaannya.

11.Polisi Masih Selidiki Ambrolnya Tembok Penampungan Lumpur Sukomanunggal

Polisi tetap step penyelidikan berkenaan ambruknya penampungan lumpor punya PT cahaya Suri, Jalan Sukomanunggal Nomor 168, Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu, 10 Agustus 2019. Polisi tetap memeriksa kira-kira sembilan orang saksi berkenaan ambruknya penampungan lumpur.

“Masih step penyelidikan. 9 orang jadi saksi. Gelar perkara dilakukan,” ujar AKBP Sudamiran, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, sementara dihubungi Liputan6.com melalui pesan singkat, ditulis Kamis, 15 Agustus 2019.

Ia termasuk membenarkan ambrolnya penampungan lumpur punya PT cahaya Suri, Jalan Sukomanunggal Nomor 168, Surabaya memicu korban jiwa. “Satu orang meninggal, karyawan pabrik sepatu,” kata dia.

12.Polda Jatim Ungkap Kasus Suami Jual Istri Hamil 6 Bulan

Unit III Asusila Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) yang dipimpin AKP Jeni Jauza menggerebek suami tega menjual istri di Hotel Rejeki, Jalan Masuk Telaga Sarangan, Kelurahan Sarangan, Kabupaten Magetan pada 14 Agustus 2019.

Dari penggerebekan tersebut, Polda Jatim menangkap pria asal Magetan, berinisial AA (30), yang tega menjajakan istrinya, JT (20), untuk sarana seks threesome kepada pria hidung belang. AA mematok harga Rp 1 juta untuk sekali bermain threesome.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, sementara penggerebekan ditemukan dua laki – laki dan satu perempuan sedang melaksanakan threesome. Selanjutnya ketiga orang itu diamankan ke polda Jatim untuk dicek lebih lanjut.

Berita pemberontakan suriah yang didukang Turki lakukan kejahatan perang

Berita pemberontak Suriah yang didukung Turki diduga laksanakan kejahatan perang atas milisi Kurdi, bersama rekaman kebrutalan mereka beredar. PBB udah memperingatkan bahwa Ankara bakal bertanggung jawab atas apa yang diperbuat sekutu mereka, yang direspons bersama janji untuk mengusut. Dalam rekaman yang diduga disita dari ponsel, muncul seorang anggota pemberontak yang berjenggot berteriak mengucapkan takbir.

Kami adalah pejuang dari Batalyon Faylaq Al-Majd (Korps Kemuliaan),” ujar si pria bersama latar belakang mayat dari milisi Kurdi. Dalam rekaman mengerikan itu, group yang disokong Turki itu menginjak seorang jenazah perempuan, bersama ada yang menyebutkan dia sebagai “PSK. Diketahui, pria itu adalah anggota dari Tentara Nasional Suriah (SNA), dilatih dan dipersenjatai, serta berada dalam komando Turki langsung. Dilansir BBC Sabtu (2/11/2019), video itu direkam pada 21 Oktober di utara Suriah, bersama mayat perempuan yang dia injak adalah Amara Renas. Dia merupakan Unit Perlindungan Perempuan Kurdi (YPJ), milisi yang berikan pengaruh pada kekalahan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Pada 9 Oktober, Presiden Recep Tayyip Erdogan menginformasikan Operation Peace Spring bersama klaim menciptakan “zona aman” bagi pengungsi.

Beberapa hari setelah serangan, sejumlah video menyebar bersama tidak benar satu pemberontak berteriak Kami datang untuk memenggal kalian orang kafir dan murtad.

Dalam rekaman lainnya, seorang perempuan dikelilingi oleh milisi lainnya. “Cepat, bawa dia untuk dipenggal,” terang pria itu. Wanita yang ditangkap itu merupakan Cicek Kobane yang termasuk anggota YPJ. Rekaman tersebut memetik kemarahan setelah beredar. Beberapa hari pasca-muncul, stasiun televisi Turki menayangkan bahwa Cicek Kobane sedang mendapat perawatan di tempat tinggal sakit lokal. Utusan Khusus AS untuk Suriah James Jeffrey kepada KOngres menyatakan, sebagian tayangan menyatakan dugaan kejahatan perang. “Banyak orang melarikan diri gara-gara mereka begitu risau bersama tingkah laku yang bakal dijalankan pasukan pemberontak Suriah yang disokong Turki,” kata Jeffrey.

Mantan Utusan AS untuk Koalisi Melawan ISIS Brett McGurk kepada CNN Oktober selanjutnya berujar, dia mengelola kampanye melawan ekstremis itu. “Sebanyak 40.000 kombatan dari 110 negara. Semuanya datang ke Suriah di mana mereka melalui Turki,” sindir McGurk dalam wawancara. Dia mengungkapkan udah coba membujuk Turki untuk menutup perbatasan mereka manfaat memblokir ISIS. Tetapi Ankara menolak. “Tetapi cuma dalam saat semenit ketika Kurdi terasa berpartisipasi dalam koalisi, mereka bersama sigap menutup perbatasan mereka,” kecamnya. Pejabat Washington menuturkan, mereka bakal menghendaki penjelasan dari pemerintahan Erdogan berkaitan dugaan kejahatan perang dari proksi mereka. Ankara lewat juru berbicara pemerintahan Ibrahim Kalin merespons dengab menjanjikan pihaknya bakal segera laksanakan pengusutan.

Siapa Pewaris Takhta ISIS selanjutnya Sepeninggal Baghdadi

Deklarasi Amerika Serikat berkenaan kematian Abu Bakr al-Baghdadi mengakibatkan sinyal tanya tentang sosok pengganti yang akan mewarisi takhta kepemimpinan ISIS.

Meski belum terkonfirmasi, kabar kematian ini mengakibatkan banyak pihak kian menyangsikan kemampuan ISIS, lebih-lebih AS mengklaim bahwa tangan kanan Bagdhadi, Abu Hassan al-Muhajir, juga tewas di dalam satu serangan lainnya.

Seorang ahli ISIS di Irak, Hisham al-Hashemi, menyatakan bahwa dengan klaim beruntun ini, daftar nama pengganti Baghdadi kini mengerucut terhadap dua orang, yaitu Abu Othman al-Tunsi dan Abu Saleh al-Juzrawi alias Hajj Abdullah.

Tunsi menjabat sebagai ketua Dewan Syura ISIS, sementara Juzrawi merupakan anggota Komite Delegasi atau badan eksekutif group militan tersebut.

Namun, Hashemi menganggap ke dua sosok ini tidak kuat karena Tunsi berkebangsaan Tunisia dan Juzrawi merupakan warga Arab Saudi. Dengan latar belakang tersebut, mereka tidak paham betul jaringan gerilya ISIS.

“Ini mampu mengarah terhadap pembelotan,” ucap Hashemi kepada AFP.

Meski demikian, Aymenn Jawad Tamimi, seorang akademisi dan ahli masalah jihadis, juga menganggap Hajj Abdullah sebagai tokoh yang berpotensi menukar Baghdadi.

“Dalam sejumlah dokumen ISIS yang bocor, ia disebut-sebut sebagai wakil Baghdadi dan setahu saya, dia belum tewas,” tutur Tamimi.

Ia sesudah itu berkata, “Selain sejumlah teks yang menyebut Hajj Abdullah, tak banyak yang diketahui berkenaan dia jikalau ia adalah Emir Komite Delegasi yang merupakan badan pemerintahan ISIS.”

Teror rumor

Di tengah bermacam sinyal tanya ini, sejumlah rumor beredar bahwa seorang figur ISIS lainnya yang dulu dibui dengan Baghdadi, Abdullah Qardash, udah ditunjuk sebagai pewaris takhta.

Ia lebih-lebih disebut-sebut udah dipilih sebelum Presiden Donald Trump mendeklarasikan kematian Baghdadi.

Namun, Tamimi dan Hashemi segera mematahkan rumor itu. Merujuk terhadap sejumlah sumber intelijen Irak, Hashemi menyatakan bahwa Qardash udah tewas sejak 2017 lalu.

“Putri Qardash sekarang tengah ditahan intelijen Irak. Dia dan kerabatnya mengonfirmasi bahwa Qardash tewas terhadap 2017,” ucap Hashemi.

Walau Qardash masih hidup, kata Hashemi, pria Turkmenistan itu tak layak menjadi pemimpin ISIS karena bukan Quraysh, suku keturunan nabi.

Tak masalah

Siapapun pengganti Baghdadi, ia perlu mampu memimpin ISIS yang kian terpuruk sesudah serangan bertubi-tubi bermacam koalisi internasional.

Dengan kematian Baghdadi ini, ada mungkin ISIS akan tambah hancur karena militan tak kembali bersumpah setia terhadap pemimpin baru.

“Afiliasi ISIS berpeluang berubah aliansi atau tidak berbaiat kembali terhadap pengganti Baghdadi,” ujar peneliti dan ahli jihad, Nate Rosenblatt.

Kendati demikian, profesor ilmu politik dari Northeastern University, Max Abrahms, menganggap barang siapa penerus Baghdadi tak akan berpengaruh terhadap operasi ISIS di lapangan.

Menurut Abrahms, proses operasi ISIS tak seperti Al Qaidah di bawah pimpinan Osama Bin Laden. ISIS sepanjang ini menggerakkan proses operasi tak terpusat.

“Ketika Bin Laden tewas, pertanyaan berkenaan siapa yang menggantikannya lebih relevan karena Bin Laden lebih mengendalikan Al Qaidah ketimbang Baghdadi di ISIS,” tutur Abrahms.

Charlie Winter, peneliti dari King’s College, London, juga mengamini pengakuan Abrahms. Menurutnya, ISIS menerapkan struktur birokrasi terbuka agar mereka tak terlalu kewalahan dikala pemimpin hilang.

“Kelompok jihadi itu mungkin akan bertahan atau lebih kuat lewat kehilangan pemimpin jikalau mereka punya proses birokrasi dan struktur,” kata Winter.

Menutup pernyataannya, Winter berkata, “Hanya sedikit yang menerapkan proses birokrasi dan struktur seperti ISIS, menjadi saya kira mereka justru akan lebih kuat, bukan terpecah.

Demonstran Hongkong kembali bentrok di lokasi Yuen Long

Polisi anti huru hara Hong Kong menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran pro-demokrasi, Senin (21/10) malam. Bentrokan malam itu terjadi di lokasi Yuen Long, satu hari sehabis puluhan ribu demonstran berbaris lewat distrik Kowloon.

Polisi memerintahkan para demonstran untuk membubarkan diri. Aparat keamanan juga mengejar demonstran dan menahan satu orang. Pertengkaran pecah pada pendukung dan pengunjuk rasa pro-Beijing. Penduduk yang marah muncul berasal dari apartemen dan mengejek petugas.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengaku terpaksa menembakkan gas air mata, sehabis lebih dari satu pemrotes melemparkan “benda keras” ke arah aparat keamanan. Pengunjuk rasa juga menyebabkan kerusakan layanan bank di sekitarnya. Kondisi ini menyebabkan warga untuk selamanya tinggal di didalam rumah, menutup jendela, dan menjauhkan jalan-jalan lokal.

Setelah lebih dari satu jam, lebih dari satu besar pemrotes berpencar, namun polisi selamanya berada di jalan-jalan dan sesekali menembakkan gas air mata terhadap kelompok-kelompok kecil dan memburu sejumlah individu. Beberapa pengunjuk rasa bertopeng mengejek polisi, namun bersama cepat menghilang di pinggir jalan dikala petugas mendekat.

Seperti dilaporkan Reuters, setidaknya 34 orang ditangkap didalam aksi demo kali ini. Aksi demo malam itu juga dijadikan peristiwa peringatan atas aksi kekerasan polisi Hong Kong yang mengakibatkan korban luka lebih berasal dari 100 orang, tiga bulan yang lalu.

“Kita tidak sanggup melupakan ini. Sebab, saya pikir ini terlampau mengerikan bagi semua orang Hong Kong, dan ini tidak boleh dipindahkan berasal dari sampai penjahat ditangkap dan di penjara,” kata seorang demonstran yang tak sudi menjelaskan namanya.

Yim, seorang pekerja sosial berusia 42 tahun, mengatakan, dia berada di stasiun Yuen Long terhadap malam serangan Juli silam. Menurutnya, penting untuk terus memprotes aksi kekerasan massa layaknya itu.

“Ada banyak orang yang difilmkan malam itu, namun sejauh ini mereka hanya menangkap enam orang. Kami idamkan penyelidikan independent dan keadilan untuk serangan ini,” ujarnya.

Pasukan Isis Kocar Kacir Setelah di Serang Oleh Militer Turki

Keluarga bagian ISIS mencoba kabur dari kamp penahanan di timur laut Suriah kala pasukan Kurdi sibuk menghalau serangan Turki.

Rekaman video menyatakan adegan kacau balayu di dalam kamp Al Hol, yang menampung lebih kurang 70.000 pengungsi dari bekas wilayah ISIS, terhitung para kerabat bagian ISIS, menurut laporan CNN, 11 Oktober 2019.

Video diunggah akun Twitter Coordination & Military Ops Center – SDF terhadap Jumat, 11 Oktober 2019.

Komandan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) Mervan Qamishlo mengatakan, terhadap Jumat berlangsung kekacauan di kamp kala orang-orang merubuhkan tenda dan menyerang petugas keamanan.

Menurut laporan Pentagon, penarikan militer AS di daerah itu udah amat mungkin ideologi ISIS untuk menyebar di kamp.

Kerusuhan itu nampak sehabis peringatan dari SDF, bahwa serangan militer Turki di perbatasan timur laut Suriah bakal menahan kemampuannya untuk mengawasi kelompok teror, baik di luar maupun di penjara.

Dilaporkan lima militan ISIS kabur dari penjara Navkur terhadap hari Jumat sehabis mortir Turki mendarat di sekitar, menurut SDF, yang bertanggung jawab atas semua penjara ISIS di Suriah utara.

Tak lama sehabis Turki melancarkan serangan untuk pasukan keamanan terhadap hari Rabu, SDF menyebutkan bakal berharap operasi kontra-ISIS bersama AS.

Para penasihat AS udah berikan mengetahui SDF bahwa mereka tidak bakal membela mereka dari serangan Turki, meski pasukan SDF tetap memelihara pangkalan militer AS.

SDF udah berharap pemerintah AS untuk menghentikan operasi Turki, menyerukannya untuk menjatuhkan sanksi sehingga 8togel memaksanya menghentikan serangan.

Gedung Putih menyiapkan sanksi untuk Turki terhadap hari Jumat, namun belum mengaktifkannya. Menteri Keuangan Steve Mnuchin menyebutkan Trump prihatin berkenaan serangan militer Turki dan idamkan menyebutkan bahwa sangat mutlak bagi Turki sehingga tidak tersedia satupun tahanan ISIS yang kabur.

Meski tersedia risiko ancaman ISIS akibat invasi Turki ke Suriah, AS menyebutkan tidak bakal campur tangan dalam pertempuran antara Turki dan Kurdi.

Namun keresahan meningkat di kalangan pejabat AS bahwa ribuan milisi ISIS kemungkinan melarikan diri dari penjara di Suriah kala personel Kurdi yang memelihara mereka, memusatkan perhatian terhadap perang bersama Turki.

Pembahasan Biaya Hujan Buatan Tangani Kebakaran Hutan

Operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan hasil kerjasama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggunakan anggaran Rp 34 miliar. Hujan buatan bertujuan untuk menurunkan hujan di lokasi terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lima provinsi.

“Kami ada kontrak pada 26 Februari 2019 sebesar Rp34 miliar untuk operasi TMC dari Februari sampai Oktober 2019,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, di dalam konferensi pers di Kantor BPPT, Jakarta, pada Jumat (4/10).

Hanya saja, Agus mengakui biaya operasional hujan buatan berasal dari kontrak itu belum dibayarkan penuh ke BPPT. BPPT merupakan instansi yang melaksanakan operasi TMC.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT Tri Handoko Seto mengeluhkan dana Rp34 miliar itu belum dibayarkan seluruhnya pada BPPT.

Dia menyebut alokasi dana yang udah diterima BPPT kira-kira Rp20 miliar untuk operasi hujan buatan. “Biaya itu mencakup total tenaga manusia, bahan semai dan peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan operasi TMC,” ujarnya.

Dari catatan BNPB, penanganan karhutla udah menggunakan dana sebanyak Rp2,5 triliun. Biaya untuk pengadaan helikopter water bombing menggunakan dana Rp1 triliun, yakni dengan mengerahkan 44 helikopter.

Kurang lebih 9 ribu personel TNI diturunkan fungsi menanggulangi karhutla dengan pemadaman api. Ditambah lagi, personel berasal dari berbagai institusi diterjunkan termasuk berasal dari Kepolisian RI, Manggala Agni, BPBD, dan penduduk sipil. Rizky Suryarandika

Pura-pura Jadi Pelanggan Wanita, Pria Ini Perkosa Sales Saat Bertemu

Perkembangan zaman di bidang teknologi memang tak bisa dipungkiri. Kemajuan teknologi yang semakin canggih membuat masyarakat menjadi lebih mudah dan cepat dalam beraktivitas. Banyak perusahaan yang menyediakan jasa pelayanan hanya dengan via online.

Cukup melalui telepon atau pesan singkat, pelanggan bisa menghubungi orang dari perusahaan tertentu yang menyediakan jasa untuk memenuhi kebutuhan. Cukup memberikan alamat, orang yang bersangkutan akan langsung menuju ke tempatmu.

Namun nyatanya, kemudahan ini memiliki sisi negatif pula. Seperti kasus yang dialami oleh seorang sales wanita di Malaysia.

Salah satu kejadian tak terduga dialami seorang wanita. Wanita berusia 43 tahun ini bekerja sebagai seorang sales dari perusahaan air dan filter udara. Ia kemudian mendapatkan sebuah pesan singkat melalui WhatsApp.

Pelanggan tersebut mengatakan bahwa ia tertarik dengan produk dari perusahaan tempat sales wanita itu bekerja. Kejadian itu berlangsung di Kampung Sungai Melayu, Iskandar Putri pada hari Senin (11/2/2019) lalu pukul 12 siang dikutip dari Harian Metro oleh Liputan6.com, Kamis (14/2/2019).

Pelanggan tersebut menggunakan nama wanita di akun WhatsAppnya untuk menghubungi sales tersebut. Pelanggan yang berpura-pura wanita ini pun membuat janji dengan sales tersebut untuk bertemu di Horizon Hills, tempat pelanggan tersebut kerja. Pelaku mengatakan bahwa sales akan dijemput seseorang untuk menuju ke kantornya.

Saat sales wanita itu tiba di lokasi, seorang pria yang mengaku sebagai wakil dari sang pelanggan menghampiri. Dalam perjalanan, tiba-tiba mobil berhenti mendadak di pinggir jalan Kampung Sungai Melayu dan pria tersebut memegang tangan sales wanita itu.

Sales wanita itu pun syok dan mencoba untuk kabur dari mobil. Tetapi malang, pria tersebut menodongkan pisau dan mengarahkannya ke wajah sales wanita itu. Pria itu juga mengeluarkan sebuah obeng dari belakang bangku mobil dan mengancamnya untuk tidak berteriak. Merasa sangat takut, sales wanita itu pun tak berani berteriak dan ia diperkosa oleh pria yang ternyata pelanggan yang berpura-pura jadi wanita.

Menurut penjelasan polisi, tersangka mengantar sales wanita itu ke mobilnya sekitar pukul 5 sore. Setelah bebas dari aksi pemerkosaan tersebut, sales wanita ini pun langsung berlari ke kantor polisi untuk melapor. 90 Menit kemudian, tersangka pun ditangkap.

Tersangka yang berpura-pura jadi pelanggan wanita ini ditangkap polisi di parkiran Masjid Sultan Iskandar. Tersangka merupakan pekerja pabrik berusia 33 tahun. Polisi juga menemukan dua pisau dan sebuah obeng di dalam mobilnya.

Tersangka juga tidak memiliki catatan kriminal. Saat dites, tersangka tidak dalam pengaruh narkoba ketika melakukan aksi kriminalnya.

 

Alasan Pemerintahan China Mau Membatasi Pengaruh Islam

Alasan Pemerintahan China Mau Membatasi Pengaruh Islam

Partai Komunis China memastikan bahwa mereka punya hak untuk mengendalikan semua agama yang terorganisir, juga Islam. Para kritikus beranggap itu sebab kekhawatiran bahwa organisasi keagamaan sanggup menantang kebolehan politiknya. Di jaman lalu, represi partai udah membawa dampak respons kekerasan. New York Times jalankan investigasi yang dirilis terhadap 23 September 2019, berkenaan kampanye paling baru Partai Komunis Cina mengekang kebebasan beragama, yang di awali bersama Muslim Uighur di Xinjiang.

Pemerintah China Xi Jinping mengeluarkan arahan rahasia yang memerintahkan pejabat setempat untuk menahan Islam

Tahun lalu, Pemerintah Xi Jinping mengeluarkan arahan rahasia yang memerintahkan pejabat setempat untuk menahan Islam mengganggu kehidupan sekuler dan fungsi negara. Arahan yang berjudul “Memperkuat dan Meningkatkan Pekerjaan Islam didalam Situasi Baru,” belum dipublikasikan. Arahan dikeluarkan oleh Dewan Negara, kabinet Cina, pada bulan April th. lalu dan diklasifikasikan sebagai rahasia sepanjang 20 tahun.

Arahan selanjutnya memperingatkan dampak “Arabisasi” tempat-tempat Islam

Mode dan ritual di China Dan dampak Arab Saudi, sebagai alasan untuk khawatir. Arahan ini juga melarang tulisan Arab, mengubah susunan kubah masjid yang bernuansa Timur Tengah, hingga berhenti menerbitkan sertifikasi halal. Pada tahun 1975, sepanjang Revolusi Kebudayaan Mao, Tentara Pembebasan Rakyat Cina mengepung Shadian, sebuah kota berpenduduk mayoritas Muslim Hui di Provinsi Yunnan di mana penduduk sudah memprotes penutupan masjid. Bentrokan pun terjadi, memicu intervensi militer besar-besaran yang menghancurkan kota itu dan menewaskan lebih dari 1.600 orang.

Situasinya kini hampir mirip meski tidak dalam skala besar layaknya masalah Yunnan. Pada Agustus 2018 di Weizhou, sebuah desa di Ningxia, tersedia prediksi bola protes terlihat saat pihak berwenang mengirim pekerja pembongkaran ke masjid yang baru dibangun. Setelah pertikaian yang tegang yang terjadi lebih dari satu hari, pemerintah area berjanji untuk menunda penghancuran dan meninjau lagi rencana tersebut.

Hampir setahun kemudian, petugas polisi masih memblokir jalan-jalan ke desa, menghindar orang asing masuk, terhitung diplomat dan jurnalis.

Cina mengklaim mereka mengizinkan kebebasan beragama, tapi mengedepankan bahwa negara kudu selamanya didahulukan. Pemerintah Ningxia, ditanya berkenaan pembatasan baru-baru ini pada Islam, menjelaskan bahwa Cina memiliki ketetapan berkenaan praktek keagamaan seperti negara lain.

Masjid-masjid yang melanggar hukum seperti ketetapan bangunan akan ditutup, katanya, dan sekolah-sekolah dan universitas tidak akan mengizinkan aktivitas keagamaan.