Live Draw HK Result HK Unogoal IDN Poker

Banjir serta Longsor Landa Banyumas di Tengah pandemi Corona, Di waktu pandemi Corona menyebar, Indonesia tidak lepas ditimpa musibah alam. Beberapa musibah alam seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, serta gunung meletus berlangsung malah di waktu pandemi Corona menebar. Banjir serta Longsor Landa Banyumas di Tengah pandemi Corona, Salah satunya musibah itu dirasakan masyarakat Kecamatan Gumelar serta Kecamatan Lumbir, Banyumas.

Dikutip dari Di antara, Kepala Eksekutor BPBD Kabupaten Banyumas Titik Puji Astuti memberikan laporan tanah longsor serta banjir menempa beberapa daerah di Kabupaten Banyumas karena hujan lebat yang berlangsung pada Sabtu (4/4) siang sampai malam hari.

“Berdasar pencatatan sesaat yang kami kerjakan, musibah itu berlangsung di tujuh desa dari dua kecamatan, yakni Gumelar serta Lumbir,” kata Titik diambil dari Di antara.

Atas kejadian itu, akses jalan jadi tertutup serta banyak rumah yang rusak karena terjangan longsor. Berikut sedetailnya.

Berlangsung di Dua Kecamatan

Kejadian banjir serta tanah longsor yang berlangsung di Banyumas menempa dua kecamatan disana, yakni Kecamatan Gumelar serta Kecamatan Lumbir. Di Kecamatan Gumelar, berlangsung kejadian longsor yang menerpa empat rumah, disamping itu beberapa rumah yang lain terancam. Sesaat di Desa Cingebul Kecamatan Lumbir, disampaikan longsor mengakibatkan satu jembatan putus.

“Berdasar pencatatan sesaat yang kami kerjakan, musibah itu berlangsung di tujuh desa dari dua kecamatan, yaitu Gumelar serta Lumbir. Di Desa Cingebul, Lumbir, disampaikan ada jembatan yang putus,” tutur Titik dikutip Di antara.

Menghancurkan Beberapa Bangunan

Dikutip dari Di antara, hujan lebat yang berlangsung di daerah Kecamatan Gumelar mengakibatkan berlangsungnya tanah longsor di daerah itu. Berdasar info Titik, longsor yang berlangsung tentang dua rumah masyarakat di Desa Samudra Kulon serta Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Disamping itu, longsor tutup akses jalan di Kecamatan Gumelar pada lokasi-lokasi.

Disamping itu di Desa Cilangkap, tanah longsor mengakibatkan dinding rumah masyarakat bobol. Tidak cuma longsor, pohon roboh menerpa rumah masyarakat di Desa Gancang serta Desa Kedungurang.

Banjir Bandang

Kecuali longsor serta pohon roboh, banjir bandang disampaikan berlangsung di Kecamatan Gumelar. Berdasar info Titik, banjir bandang berlangsung karena luapan Sungai Cipandan yang menerjang Kampung Grumbul, Padawaras, serta Capiturang di Desa Gumelar. Banyak wilayah di Desa Cihonje, Gumelar digenangi banjir mengakibatkan meluapnya Sungai Tajur.

“Atas kejadian itu, satu tembok keliling rumah masyarakat serta warung sayur nonpermanen rusak karena terjangan banjir itu. Tetapi saat ini banjir bandang di Desa Gumelar sudah surut,” tutur Titik dikutip Di antara.

Masyarakat Pindah Takut Longsor Susulan

Kecuali daerah Gumelar serta Lumbir yang ada di Kabupaten Banyumas, longsor serta banjir berlangsung di Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap yang daerahnya bersebelahan langsung dengan Kabupaten Banyumas. Menurut Camat Karangpucung Martono, hujan deras yang berlangsung Sabtu (4/4) siang sampai malam hari mengakibatkan dasar jembatan di Desa Bengbulan roboh, disamping itu satu sawah seluas 1 hektar terancam juga tidak berhasil panen karena tanggul bobol.

“Disamping itu, masyarakat yang tinggal disana sangat terpaksa pindah. Ada 14 kepala keluarga serta 60 jiwa disana. Mereka pindah untuk hindari longsor susulan yang bisa memberikan ancaman keselamatan jiwa mereka,” tutur Martono dikutip Di antara.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *