Slot Online
Result HK
Nowgoal
Judi Slot Online
Judi Slot
IDN Poker
Situs Judi Online
Live Draw HK
Live Draw HK
Live Draw SGP
Live Draw Sydney
Live Draw HK

Perusahaan E-Commerce global, Amazon dinilai diskriminatif akibat kebijakannya yang melebihkan warga Israel daripada warga Palestina. Dalam hal ini, Amazon memberikan pengiriman gratis bagi warga Israel yang berada di wilayah pendudukan Palestina namun tidak memberikan hak serupa pada warga Palestina yang beralamat di wilayah yang sama.

Temuan dari investigasi yang dirilis oleh Financial Times menunjukkan bahwa apabila pelanggan memasukkan Israel sebagai alamatnya (padahal alamatnya terletak di Tepi Barat yang notabene di bawah otoritas Palestina) maka mereka tidak akan dibebani biaya pengiriman.

Sebaliknya, apabila pelanggan yang sama memasukkan Palestina sebagai alamatnya maka mereka akan dikenai biaya pengiriman mulai dari 24 USD. Dengan kata lain, warga Palestina dipaksa untuk memasukkan Israel sebagai alamatnya supaya mendapat layanan bebas ongkos kirim.

Hal ini disampaikan secara langsung oleh juru bicara Amazon, Nick Caplin kepada Financial Times. “Jika pelanggan yang berasal dari wilayah Palestina memasukkan Israel sebagai negara mereka, mereka juga akan mendapatkan layanan pengiriman gratis melalui promosi ini,” ujarnya.

Pengacara HAM internasional Michael Sfard dalam hal ini menyebut kebijakan Amazon sebagai ‘diskriminasi terang-terangan antara calon pelanggan berdasarkan pada kewarganegarannya’ padahal mereka berada dalam wilayah operasional yang sama.

Organisasi Peace Now juga turut mengomentasi isu ini. Mereka menganggap kebijakan diskriminatif Amazon ini membeda-bedakan orang-orang yang tinggal di wilayah yang sama berdasarkan latar belakang kewarganegaraannya. Padahal keberadaan pemukiman warga Israel di wilayah Tepi Barat ilegal secara hukum dan konvensi internasional yang berlaku.

Tercatat pembangunan pemukiman Israel di wilayah pendudukan Palestina seperti Tepi Barat dan Yerusalem Timur mengalami peningkatan secara drastis dalam beberapa tahun terakhir. Statistik menunjukkan bahwa setidaknya 463.000 pemukim Israel berada di Tepi Barat dan 300.000 lainnya berada di Yerusalem Timur pada akhir 2019 lalu.

Keadaan ini diperparah dengan peresmian Deal of Century. Karena berdasarkan rancangan yang digagas oleh Amerika Serikat ini, Israel akan diberikan kewenangan untuk mengakuisisi seluruh wilayah pemukimannya di Tepi Barat sebagai wilayah kedaulatan Israel

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *