Slot Online
Result HK
Nowgoal
Judi Slot Online
Judi Slot
IDN Poker
Situs Judi Online
Live Draw HK
Live Draw HK
Live Draw SGP
Live Draw Sydney
Live Draw HK

Roket Katyusha diatas bak terbuka banyak digunakan milisi Syiah untuk menggempur ISIS.

Iran kembali melakukan serangan ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak. Entah apa yang dimaui oleh negara Syiah ini, serangan pertama mereka yang gagal dan menimbulkan “collateral damage” korban sipil malah bikin serangan lagi pada Minggu (12/1/2020)

Serangan terbaru Iran ini menggunakan 8 roket tipe Katyusha yang diluncurkan dari mobil ke Pangkalan Al-Balad di Utara Baghdad. Serangan dilakukan oleh milisi Syiah yang dibackup oleh Iran. Empat prajurit Irak yang berada di lokasi dilaporkan terluka.

Pangkalan Al-Balad adalah basis udara pesawat F-16 milik AU Irak. Pesawat ini dibeli dari AS untuk meningkatkan kapasitas militer udara negara itu. AS sendiri hanya punya sedikit prajurit di sana untuk membackup operasi melawan ISIS dan beberapa instruktur untuk merawat F-16. Namun sejak ketegangan dengan Irak meningkat, para parsonel AS telah ditarik ke Irbil, ibukota Kurdistan.

“Sekitar 90 persen penasihat AS, dan karyawan Sallyport dan Lockheed Martin yang menjadi spesialis pemeliharaan pesawat telah ditarik ke Taji dan Irbil setelah ancaman (Iran),” jelas sumber militer tersebut.

“Saat ini hanya tersisa tak lebih dari 15 tentara AS dan satu pesawat di Al-Balad,” tambah sumber itu lagi.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengutuk serangan rudal yang kembali menghantam basis tentara mereka di pangkalan militer Irak.

“Ini pelanggaran terus-menerus atas kedaulatan Irak oleh kelompok-kelompok yang tidak loyal kepada pemerintah Irak dan ini harus diakhiri,” katanya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *