Slot Online
Result HK
Nowgoal
Judi Slot Online
Judi Slot
IDN Poker
Situs Judi Online
Live Draw HK
Live Draw HK
Live Draw SGP
Live Draw Sydney
Live Draw HK

Lihat Persiapan BPBD Kota Kediri Menghadapi Kekuatan Angin Puting Beliung, Badan Pengendalian Musibah Wilayah (BPBD) Kota Kediri, Jawa Timur waspada teror angin puting beliung terus menghantui Kota Kediri tiap tahun.

“Tiap tahun terus dihantui angin puting beliung. Tahun kemarin dua korban wafat di Sumber Jiput (rekreasi Sumber Jiput, Lingkungan Ngasinan, Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri) sebab terkena pohon roboh, tahun awalnya satu wafat. Ini yang penting dicurigai,” kata Kepala BPBD Kota Kediri Syamsul Bahri di Kedir. Dia katakan kekuatan musibah perlu dicurigai. Karena itu, kesiagaan dari seluruh pihak juga dibutuhkan.

“Jadi, ini yang penting dicurigai. Meskipun relatif aman, musibah tidak bilang-bilang, ada selalu peluang berlangsung, karena itu ini perlu kesiagaan musibah,” katanya Teror musibah yang karena cuaca yang lain, lanjut ia, ialah banjir. Tetapi, di Kediri lebih memiliki sifat kubangan. Air menggenang waktu hujan lebat turun. Baru seputar 3-6 jam kubangan itu kering. Ini berlangsung, sebab drainase di Kota Kediri telah jauh lebih baik.

Persiapan BPBD Kota Kediri disamping itu, dia katakan teror tanah longsor mempunyai potensi berlangsung di seputar Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, sebab bersebelahan dengan pegunungan.

Usaha Antisipatif

Faksinya juga memberi surat ke Dinas Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri supaya secepat-cepatnya lakukan pemotongan dahan pohon untuk memperhitungkan pohon roboh, hingga menahan berlangsungnya musibah.

“Kami telah surati DLHKP. Kami cuman dapat memberi saran untuk kekuatan pohon yang roboh yang dapat memunculkan korban dan kami beri anjuran untuk memotong pohon yang riskan roboh, yang keadaan akarnya tidak kuat,” katanya.

Untuk titik, Syamsul katakan menyebar di beberapa titik daerah Kota Kediri misalkan Kelurahan Ngronggo, Kelurahan Burengan dan beberapa posisi yang lain. Faksinya juga melangsungkan apel kesiagaan pengendalian musibah hidrometeorologi. Apel itu menyertakan bermacam faksi baik dari TNI/Polri, PMI, sukarelawan dan bermacam faksi yang lain.

Dia mengharap dengan apel kesiagaan itu nanti semua pihak akan waspada bila berlangsung musibah alam. Sinergisitas dibutuhkan dalam mengatasi musibah alam itu. “Sinergisitas yang kami bangun sejauh ini tentu saja jadi lebih baik, hingga tiap ada peristiwa dapat tanggapan secara cepat,” kata Syamsul.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *