Live Draw HK Result HK Unogoal Judi Slot Online Judi Slot
IDN POKER

Menristek Peringatkan Pembangunan di Daerah Riskan Gempa Harus Hati-Hati, Menteri Penelitian serta Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro menjelaskan pembangunan di wilayah riskan musibah seperti gempa serta tsunami harus dilaksanakan berhati-hati. Daerah Riskan Gempa Yakni dengan tambahan perlindungan supaya tidak memunculkan kerugian yang besar bila berlangsung musibah.

“Memang ada kekuatan gempa ini harus jadi perhatian kita sebab jika wilayahnya itu dengan cara ekonomi berubah cepat karena itu automatis ada fokus dari masyarakat yang tinggal di sana, tentu saja kita tidak mau masyarakat dalam skala besar terpampang dengan efek musibah,” kata Bambang dalam acara virtual Info Publik: Efek Tsunami di Selatan Jawa, Jakarta.

“Karena itu pembangunan baik di barat Sumatera atau sisi Selatan Pulau Jawa harus dilaksanakan lebih berhati-hati serta dengan tambahan perlindungan,” lanjut Bambang seperti diambil dari Di antara.

Ia menjelaskan berdasarkan keterangan Angkasa Pura, Bandar Udara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo telah dibuat supaya kuat pada kemampuan gempa besar. Dan telah dibuat di gedung terminal untuk mitigasi pada efek tsunami.

“Jadi kuncinya ialah kita dapat membuat tapi kemungkinan dengan tingkat kecepatan yang berbeda dengan wilayah seperti pantai utara Pulau Jawa atau pantai timur Sumatera serta harus tambahan perlindungan dari sisi bangunannya dari sisi misalnya perhatian pada kekuatan gempanya tersebut,” katanya.

Menristek menjelaskan daerah Indonesia dikelompokkan untuk sabuk api yang berpotensi musibah. Baik kegempaan, gunung meletus, tsunami atau hidrometeorologi, hingga warga harus pahami itu serta membuat kesiagaan pada musibah.

Pembangunan di daerah-daerah di Indonesia harus juga memerhatikan efek musibah untuk hindari kerugian besar berkaitan nyawa atau materi.

Gempa serta Tsunami Raksasa Akan Berulang-ulang?

Awalnya, Team Pusat Riset Geoteknologi Instansi Pengetahuan Pengetahuan Indonesia (LIPI) mempelajari tsunami purba di pantai Lebak, Pangandaran, Cilacap, Kutoarjo, Kulonprogo serta Pacitan.

Pengendapan tsunami berusia 300 tahun diketemukan di selama pantai itu. Di Lebak, tsunami itu endapkan batang-batang kayu di satu rawa 1,5 km (km) dari garis pantai. Kepala Pusat Riset Geoteknologi LIPI Eko Yulianto menjelaskan gempa serta tsunami raksasa akan berulang-ulang di jalur-jalur tunjaman lempeng.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *