Slot Online
Result HK
Nowgoal
Judi Slot Online
Judi Slot
IDN Poker
Situs Judi Online
Live Draw HK
Live Draw HK
Live Draw SGP
Live Draw Sydney
Live Draw HK

Pertama kali diketemukan di Wuhan, periset sebutkan Virus Corona tidak berawal dari China. Seluruh bukti yang ada memberikan indikasi jika virus corona, yang sudah mengontaminasi lebih dari 56 juta orang di penjuru dunia, bisa jadi pertamanya kali dideteksi di kota Wuhan, China tengah, tetapi tidak berasal atau diawali disana. Begitu menurut salah satunya periset terkenal China. “Wuhan adalah di mana virus corona pertamanya kali teridentifikasi tetapi bukan berasal disana,” tutur bekas kepala pandemiologi Pusat Penjagaan dan Pengaturan Penyakit China (CDC), Zeng Guang, dalam satu pertemuan akademis online pada Kamis. Zeng ialah pakar pandemiologi senior ke-2 China yang mengusung rumor polemis ini dalam beberapa minggu paling akhir.

Kepala pandemiolog CDC sekarang ini, Wu Zunyou, keluarkan pengakuan yang serupa minggu kemarin, menjelaskan bakteri itu dapat masuk di China lewat produk seafood atau daging beku. Tanggapan itu tampil saat team yang dibuat WHO menyelidik asal mula virus corona. Visi itu, yang diawali bulan akhir lalu, diawali dengan tatap muka online di antara periset China dan team WHO, dan diinginkan untuk masukkan penyidikan di atas lapangan pada step seterusnya.

Bicara dalam pertemuan yang diadakan penerbit Amerika Serikat, Cell Press dan Komisi Iptek Kota Beijing, Zeng mencuplik riset di Italia yang memprediksi Sars-CoV-nama sah virus corona, menebar antara pribadi tiada tanda-tanda di Italia beberapa bulan saat sebelum masalah pertama disampaikan di Wuhan pada Desember tahun kemarin. Riset itu mendapati, anti-bodi detil untuk Sars-CoV-2 teridentifikasi di contoh darah yang dihimpun dalam skrining eksperimen kanker paru-paru di antara September 2019 dan Maret 2020. Menurut riset yang sudah dicermati sepekerjaan, 11,6 % dari 959 relawan yang sehat meningkatkan anti-bodi virus corona saat sebelum Februari.

Mekanisme Pengawasan Pneumonia

Pada Kamis di Milan, periset Italia menjelaskan riset mereka bukan untuk memperselisihkan asal mula virus corona. “Penemuan ini cuman mendokumentasikan jika pandemi di China tidak teridentifikasi on time,” terang Direktur Ilmiah Institut Kanker Nasional, Giovanni Apolone, yang salah satunya penulis riset itu. Dalam pertemuan online itu, Zeng menjelaskan virus corona pertamanya kali teridentifikasi di Wuhan karena ada mekanisme pengawasan pneumonia yang dibuat sesudah pandemi SARS 17 tahun kemarin. “China sudah membuat mekanisme pengawasan paling depan di dunia untuk memberikan laporan pneumonia tidak diketahui semenjak pandemi SARS pada 2003. Kami terus waspada tinggi,Karena mekanisme ini, kami menjadi yang pertama di dunia mengenali Covid-19,” Terangnya.

Kerja sama Internasional

China menjelaskan, riset Italia dan riset yang lain memperlihatkan asal mula virus ialah rumor kompleks ilmiah, dan pencarian asal mula ini satu proses yang tetap berjalan yang dapat menyertakan banyak negara. “China tetap akan mengambil sisi dalam riset ilmiah global dalam mencari asal mula dan jalur penyebaran virus, dan bekerja bersama dengan komune internasional untuk berperan dalam kerja sama global dalam melawan Covid-19 dan virus yang lain,” terang jubir Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian pada Selasa kemarin.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *